LAGI NULIS SAMBIL TIDUR (MIMPI)

Selamat malam teman-teman.

Akhir-akhir ini, hasrat aku buat menulis nol banget. Entahlah, padahal aku punya begitu banyak waktu yang bisa aku luangkan untuk menulis. Ternyata mungkin seperti ini, menulis bukan hanya persoalan waktu, tapi juga niat dan mood. Aku pernah baca buku karangan Alberthiene Endah, tentang tips dan trik menulis. Ada salah satu page yang menjelaskan bahwa kita tidak boleh tergantung sama mood. Mood itu tidak boleh mengendalikan kita, tapi kitalah yang mengendalikan mood itu sendiri. Mood itu tidak melulu problem dari seorang penulis. Justru, problem utamanya adalah niat itu sendiri. Dan yah, aku mengakui itu. Terbawa rasa malas, niat menulis itu pun menjadi berkurang. 

Dan oke deh, akhir-akhir ini aku sama sekali kurang referensi untuk membaca guna menambah kosa kata dan kekuatan mengolah kata, entahlah, mungkin hasrat membaca itu juga kurang. 

Mimpi aku besar. Tapi usahanya nihil. 

Gimana bisa mimpi itu jadi kenyataan kalau sekarang (masa muda) aku ini dibiarin berlalu dengan percuma, dibiarin lewat tanpa rasa bangga yang menggebu dan tangis haru karena telah menghasilkan karya. Gimana bisa masa muda cuma dihabiskan dengan berleha-leha, (yakali masa tuanya nanti bakal bahagia dan sejahtera) Mustahil banget. 

Kalau malam-malam begini, entah kenapa, suka terbersit rasa ga tau diri karena telah terlahir dan masih hidup di masa muda kayak gini. Kalau malam gini, aku suka mikirin apa yang sudah aku lakukan tadi siang ? kemana aku tadi pagi ? hal bermanfaat apa yang sudah aku lakukan untuk hari ini ? 

Hanya sesal yang selalu aku dapatkan. Aku terlalu bersantai ria setiap harinya, walau memang aku sedang libur kuliah, tapi semua itu terasa sia-sia. Pagi aku membantu mamah, siang sampai sore aku berleha-leha menonton tv tanpa ada kegiatan yang bermanfaat, seperti membaca atau menulis atau mencari uang dengan menulis apa gitu. 

Mimpi terus. Bangunnya kagak !

Waktu malam, aku selalu menyusun hal baik apa yang harus aku lakukan besok, tidak boleh seburuk hari ini. Tapi nyatanya ? hal buruk itu terulang lagi. Bodo bodo bodo.

Kembali ke menulis. Kalau di postingan-postingan sebelumnya aku selalu bercerita tentang keburukanku menyusun plot, saat ini, aku sedang buntu merangkai kata. Plot sudah ada, ide sudah terfilmkan di otak, tapi, pengutaraannya tidak ada. Oh ya ampun, ini susah banget sumpah.

Good Night

Didit

Komentar

Postingan Populer