LUCID

Menulis itu seperti lari marathon. Banyak yang ditengah jalan kehabisan napas. Yang berhasil, yang 
punya keyakinan untuk sampai ke garis finis _ Radityadika

HALLO !!!!

Rasanya udah bertahun-tahun nggak nulis lagi di blog ini, blog yang cenderung minus pengunjung tapi aku suka buat kirim postingan (ya ga apa-apa kali ya). Kali ini, aku nggak akan cerita tentang hal-hal fiksi atau setengah fiksi atau yang penuh imajinasi. Aku cuma mau sedikit menceritakan bagaimana hobi aku yang beberapa hari terakhir atau bahkan dua minggu terakhir ini nggak aku salurkan alias mandek. Yap menulis.

Kata Raditya Dika, menulis itu kayak lari marathon, banyak yang kehabisan napas ditengah jalan, setuju sekali. Mungkin itu yang lagi aku rasain sekarang, atau mungkin juga bukan karena itu. Kalau alasannya karena kehabisan napas ditengah jalan, itu berarti aku lagi berusaha lari semaksimal mungkin buat sampai ke garis finis. Tapi ini ? aku selalu ngerasa bahwa ada saat dimana aku berjuang terlalu keras, dan juga ada saat dimana aku jatuh terlalu dalam sampai malas bangun lagi, atau bukan malas, tapi nggak bisa.

Menulis memang bukan keahlianku, tapi aku menyukainya lebih dari apapun hobi menyenangkan lain. Alasan yang lebih masuk akal adalah, karena aku tidak menonjol dalam bidang-bidang lain (hehe) bukan berarti juga aku menonjol dalam bidang tulis-menulis ini. buktinya, gaada satupun tulisanku yang lolos moderasi (pukpuk).

Dan kali ini, saat aku menulis postingan yang satu ini, aku sedang merenung, mungkin akhir-akhir ini aku lagi jatuh dan malas bangun untuk mulai menulis lagi. Dan ya, bisa juga aku lagi sesak napas jadi nggak bisa berlari lebih jauh, apalagi sampai ke garis finis.

Saat ini, aku lagi membangun keyakinan itu, aku ingin kreatif dalam hal menulis, karena –mungkin- cuma hal itu yang aku bisa. Oh ya salah satu dosen-ku, pernah bilang bahwa yang lagi dibutuhkan di era globalisasi seperti sekarang ini adalah “kreatifitas”. Kepintaran mungkin perlu, tapi tanpa kreatifitas ? sangat perlu.

Satu hal lagi yang selalu bisa jadi motivasi aku untuk menulis dan terus menulis adalah karena aku ingin ada sesuatu yang orang-orang ingat tentang aku kalau aku pergi kemana-mana, kalau aku around the world misalnya (hehe).

                               “WRITE TILL YOUR FINGER BLEED” – C.Wendig   


~D~


Komentar

Postingan Populer