MENANGISLAH

Memahami semuanya bukan perkara mudah
Bagi saya, waktu adalah hal penting dalam memahami
Bukan juga waktulah  yang salah
Oh ya, ini perkara kejujuran masing-masing hati
Ah ! rumit sekali
                                         
Menuangkan semuanya dalam sebuah tulisan bukanlah kemahiranku. Melampiaskannya dalam bentuk emosi, tangis, kekecewaan, juga bukan kemahiranku. Apa mau dikata, yang selalu ku persalahkan adalah perihal hati. Hati yang  terlalu akan sesuatu, terlalu bahagia, sedih, kecewa, sakit hati, marah, kesal semua terlalu membingungkan untuk dituangkan dalam bentuk apapun, entah itu tulisan entah itu dengan meluapkan emosi dengan menangis. Semua orang memiliki caranya masing-masing, dan lagi, ini adalah perkara hati.

Rasanya indah sekali ketika mengingat semuanya, bagaimana dahulu adalah hal yang biasa ketika bercengkrama, sesuatu yang biasa saja ketika hanya aku dan dia yang memulai percakapan, berbagi ilmu dan pengalaman, mendengarkan cerita keluarganya, temannya, kuliahnya, dan segala kesenangannya, semua terasa biasa saja. Terlihat sungguh biasa saja, tapi tolong, semua sudah terasa tidak biasa saja sejak dulu.

Bagaimana bisa semua terasa ringan ketika aku melangkah, hanya ada rasa penyesalan karena tidak pernah berkata jujur. Bukan, bukanlah jujur yang harus diselesaikan, tapi konsep tentang hati itu sendiri. Kamu, Dit ! harus lebih mendalami tentang semua ini. Menangis tidaklah salah, kecewa juga bukan salahmu, salahnya, atau kesalahan orang-orang sekitar. Karena pada dasarnya, manusia memang sangat bisa mengecewakan, bukan karena orang tersebut  sengaja menyakiti, tapi karena kemampuan manusia itu terbatas, dan sekarang, persepsimulah yang perlu di ubah.

Komentar

Postingan Populer