HALLO DITA !



Hallo dita,
Apa kabar ? masih senang dengan duniamu ? masih nyaman dengan teman-temanmu ? eh ? temanmu nambah kan, by the way ? apa itu-itu aja ? hehe dasar Dita. Oh ya, gimana kuliahmu ? katanya sudah selesai ya ? lalu… apa rencanamu selanjutnya ? pasti masih bingung ya ? ada teman sharing kan ? atau kamu malah menyimpan kebingunganmu itu sendiri ? ayok Dit, sudah gak jaman memendam keluhmu sendirian, ceritakan saja, kamu kan punya pendengar setia. Sudah mau pergantian tahun Dit, bukan untuk dirayakan apalagi dijadikan targetan, kamu perlu evaluasi diri Dit, tanyakan pada dirimu sendiri apa yang akan kamu lakukan kedepannya dengan segala usaha yang telah kamu lakukan sebelumnya. Kamu sudah berusaha loh Dit, masa targetmu masih payah-payah saja. Eh tidak ada yang payah kok Dit, kamu hanya harus coba ini itu untuk menebus rasa penasaranmu.

Oh ya, sudah usia segini, kamu masih punya perasaan gaenakan sama orang lain tidak ? apa sudah mulai memiliki rasa bodo amat ? perlahan tapi pasti, kamu pasti bisa berdiri sendiri dengan pendirianmu Dit, bukan atas dasar rasa tidak enak atau mengikuti langkah orang lain. Tentu. I’m proud of you Dit, no matter what they say.

Alhamdulillah Dit, kamu harus selalu bersyukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, kamu masih diberikan kesehatan mental, fisik, spiritual, seharusnya kamu bersyukur setiap saat, setiap detik, bukan malah menggunakan kesempatan sehatmu itu untuk bersantai-santai dan mengabaikan setiap detik atas waktumu. Evaluasi itu perlu Dit, penting banget, coba kamu ingat-ingat lagi berapa tahun kamu sekolah ? trus kamu lanjutkan kuliah ? setelah itu kamu harus profesi, tingkatannya semakin sulit, dan waktumu semakin sedikit. Kamu sudah nge-push dirimu untuk bisa melangkah melewati segala rintangan, walau kamu itu orangnya gampang panik, gampang lupa, punya tremor dan tidak pintar-pintar amat, kamu bisa lewatin itu semua Dit…. Terima kasih, bangga banget sama kamu Dit. Tingkatkan terus kecintaan kamu pada dirimu sendiri, jangan buat dirimu jatuh dan redup karena kekhawatiran-kehawatiran yang kamu buat sendiri. kamu bisa, aku yakin. Dan tetap tenang, ada Allah.

Kamu bisa mengatasi rasa cemasmu, kamu bisa mengontrol tremor walau sedikit, kamu bisa untuk tidak terburu-buru dalam melakukan sesuatu, agar kamu tidak lupa dan orang-orang disekitarmu tidak kesal. Coba deh Dit, kamu rasakan apa yang dosenmu ungkapkan waktu dia tahu bahwa kamu lulus ukom, dia bilang “proud of you Dita, terima kasih sudah memberikan yang terbaik semampunya Dita”, belum lagi bapak sendiri yang bilang “terima kasih telah berjuang”, belum lagi pelukan mamah yang terharu karena kamu berhasil melewati itu, ucapan selamat dan pelukan haru dari teman-teman terdekat, kamu tidak boleh melewatkan orang-orang seperti mereka, yang memberikan energi positif dan selalu memotivasi kamu untuk tetap berjuang dan agar hatimu terisi penuh dengan kebanggaan atas pencapaian dirimu sendiri.

Jangan merasa insecure Dit…..
Semua orang punya kelebihan dan kekurangan, dan semua orang memiliki hak untuk berekspresi, kamu gak mesti membahagiakan kehidupan semua orang atau membuat bangga semua orang, kamu hanya perlu untuk terus membuat senang dirimu sendiri, terimalah dirimu apa adanya, cintai kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki, jadikan itu semua senjata terbaik untuk melangkah kedepannya. Bertemanlah dengan mereka yang banyak menginspirasimu, gapapa kok kalau kamu ingin detach yourself from toxic relationship, karena bahagia itu hakmu. Jangan takut akan perubahan dan hal-hal baru di depan, mau tidak mau kamu harus berkembang Dit, jangan takut, kamu punya Allah.

Oh ya,
Jangan menggantungkan apapun ke orang lain Dit, sudah berapa kali kamu jatuh dan kamu terus berharap bahwa orang lain akan membantumu Dit, berharaplah sewajarnya, dan harapan utamamu adalah kepada Allah, love yourself dan hargai apapun itu. Lakukan apapun yang menurutmu benar untuk dirimu sendiri Dit, bukan untuk orang lain. Kamu ciptakan tujuanmu, dan kamu susun rencanamu, biarkan kamu yang melangkah dengan kakimu sendiri, sertai Allah di setiap langkahmu. Galau boleh, depresi jangan ! sesekali bercerita ke orang lain dan mengeluhkan karena kamu bingung atau lelah, boleh Dit, kamu tahu caranya bangkit, kamu tahu caranya agar bersemangat lagi. Kamu punya terapi-terapi itu, kamu tahu jalan mana yang harus ditempuh, minta selalu agar Allah membimbingmu.

Love yourself, dan berteman baiklah dengan dirimu sendiri.




-D-

Komentar

Postingan Populer